CERITA PERUT

-JALAN JALAN MAKANAN INDONESIA-

HOME
ABOUT ME

Jakarta Pusat :

GADO GADO BONBIN

Usia nya udah setengah abad, tapi mereka tetap mempertahankan citarasanya sampai sekarang. Gak heran mereka yang kenal gado-gado ini puluhan silam tetap menjadi pelanggan setia sampai sekarang..yang ngebuat gado-gado ini istimewa adalah kacang tanah yang disangrai, bukan digoreng. Kacang lalu digosok untuk membuang kulitnya. Dalam waktu 20 menit, Hadi dibantu oleh dua orang asisten mampu mengolah 15 kg kacang. Setelah itu bumbu kacang dimasak. Inilah yang membedakaan gado-gado ini dengan gado-gado lain. Sepiring gado-gado dengan lontong dijual seharga Rp25.000, kalau pakai nasi tambah Rp2.000 lagi. Gado-gadonya saja dibanderol dengan harga Rp23.000. Kini bukan hanya gado-gado yang dijual, melainkan ada nasi rames, lontong cap gomeh, asinan, ayam goreng, bahkan mi ayam. Minumannya pun ada es cendol, es shanghai, dan kelapa muda.

Mereka juga menjual aneka makanan ringan dan kerupuk.Sehari, mereka dapat menjual sekitar 200 porsi gado-gado.Kalo kalian lihat di sepanjang Jalan Cikini IV, ada beberapa rumah makan yang menjual gado-gado.lhoooo :)) Gado-Gado Bonbin letaknya lebih ke belakang setelah rumah makan lain. Jadi teliti yaa sebelum masuk. Dulu jalan ini memang bernama Jalan Kebon Binatang karena dulu kebun binatang di kawasan Taman Ismail Marzuki sebelum akhirnya dipindahkan ke Ragunan. Buat kamu yang ingin membuktikan enaknya Gado-Gado Bonbin silakan datang langsung ke Jl. Cikini IV no 5. Tempat ini buka setiap hari pukul 10.00–17.00 WIB.Selamat bergado ria!

 

NASI GORENG KAMBING KEBON SIRIH :

1/2 abad sudah usianya. Tapi penampakannya masih tetap bersahaja dengan nama yang tetap berkibar. Itulah Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih. *Harusnya masuk dalam cagar budaya nih ya hehehee …

Delapan tahun yang lalu saya mulai mendengar soal kemasyuran nama NasGor Kambing ini. Bahkan sempet selama 2 tahun jarak antara kantor tempat saya bekerja dengan warung ini hanya hitungan meter saja (MNC Plaza). Tapi entah kenapa, baru dipenghujung 2013 ini saya berani mencicip-nya. Hohohohoooo dan saya langsung sukaaaa!!! Dan sejak habis makan disini, saya langsung dapet resep dadakan untuk masak kilat di rumah. Hahaha resepnya saya ceritakan nanti ya – balik ke nasgor sirih dulu.

Malam itu sekitar pukul 00.15 saya membuka pintu mobil yang parkir tak jauh dari kaki lima ini. Langsung saja terendus aroma kapulaga dan sereh yang cukup kuat. Nikmat dan Bikin Perut jadi Lapar. Secara dini hari dingin dingin. Begitu mendekat ke tungku masak, aih aroma ini semakin jelas, “Aroma Bumbu Rendang yang berlapis Minyak Samin!!!”.

Alamat : Jl. Kebon Sirih I (di gang sebelah gedung Ravindo) Jakarta Pusat (ancer2 : monas)

 

NASI UDUK GONDANGDIA:

Rumah makan Nasi Uduk Gondangdia ini sudah berjualan dari tahun 1993. Lokasinya di jalan Cikini IV Menteng Jakarta pusat, persis di samping bawah rel kereta api. Tempatnya cukup luas dan tanpa pendingin udara, tapi karena agak mendung maka siang ini cuaca lumayan dingin.

Begitu saya masuk, saya langsung memesan dua ayam goreng, satu ayam goreng asin dan satu ayam goreng manis. Ditambah satu tahu putih dan satu tempe goreng. Untuk nasi uduknya saya langsung di suguhi dua bungkus. Disini memang ciri khas nya nasi uduk di bungkus dengan daun pisang dengan bentuk kerucut.

Untuk proses gorengnya disini cepat, jadi paling hanya sekitar lima menit menu yang saya pesan sudah ada di hadapan saya. Untuk urusan sambel, disini sudah disediakan dua macam, yaitu sambal kacang dan sambal pedas. Oh iya untuk lalapan anda bisa ambil sendiri di meja yang sudah di sediakan.

Ayam goreng asinnya rasanya gurih walau kurang sedikit asin. Sedangkan yang ayam goreng manisnya, garing dan enak. Jenis ayam gorengnya memang beda dengan nasi uduk kebon kacang, yang disini jenisnya garing.

Alamat : Jl. Cikini IV Menteng Jakarta Pusat

OTAK OTAK BINATU AN :

Kali ini saya mampir ke warung otak-otak. Nah disini sebenarnya tidak hanya otak-otaknya saja yang menjadi andalan, tetapi es kelapa muda-nya juga favorit. Memang warungnya cukup sederhana, tetapi pelanggannya jangan heran kalau banyak mobil mewah yang menjadi pelanggan disini. Dan saat ini warung ini sudah di perluas ke belakang jadi bisa menampung cukup banyak pelanggan.

Saya siang ini pesan sepuluh otak-otak dan untuk minumannya saya pilih es jeruk kelapa muda. Memang hari ini saya berniat tidak makan nasi, jadi mau makan otak-otak saja. Untuk menu otak-otak tidak perlu menunggu waktu lama, sekitar 5 menit sudah sampai di meja saya, jadi memang sudah siap dan masih panas.

Otak-otaknya ukurannya sedang dan aromanya harum, rasanya hmmm enak, rasa ikannya masih terasa, kenyalnya juga membuat otak-otak ini nikmat, apalagi di cocol dengan sambel kacang yang legit. Untuk es jeruk kelapa muda-nya juga enak, jeruknya segar dan kelapa mudanya memang lembut dan pilihan.

Alamat : Jl. AM. Sangaji No. 23  Petojo Utara, Jakarta Pusat 

IKAN BAKAR CIANJUR :

Jalan-jalan ke daerah pecenongan sama saudara yang enggak jauh dari sini asyik juga. Setelah berkeliling akhirnya saya diajak makan malam di resto ikan bakar cianjur. Resto ini memang mempunyai cabang yang cukup banyak dan tersebar dibeberapa kota besar.

Restonya besar dan terlihat nyaman. Area parkir yang luas membuat orang mudah untuk parikir kendaraan. Ruangannya bersih serta rapi, warna putih dominan pada dindingnya. Selain itu para pegawainya juga cukup baik dan ramah. Soal kecepatan menyajikan makanan sih masih standar.

Karena saya disuruh pesen sendiri menu yang hendak disantap, akhirnya saya memutuskan memesan gurame goreng kering. Jadi ikan guramenya itu tidak dipotong atau difillet melainkan hanya di kerat-kerat saja lalu diberi bumbu dan kemudian digoreng. Yang Bikin enak adalah cara menggorengnya, sebab ikannya digoreng hingga bagian luarnya kering dan renyah ketika digigit. Dibagian dalamnya tentu saja ikannya masih lembut dan gurih.smile

Alamat : Jl. Batu Tulis Raya No. 39,Pecenongan, 10120